Wednesday, September 24, 2025

Sultan Bah Dim: Pelopor Pelestarian Sungai dan Danau Nusantara

 

Sultan Bah Dim: Pelopor Pelestarian Sungai dan Danau Nusantara

(Sumber resmi: Kesultanan Tangtung Buana)

🌱 Sungai dan Danau: Nadi Kehidupan Nusantara

Sungai dan danau sejak zaman nenek moyang menjadi pusat kehidupan masyarakat Nusantara. Sungai bukan hanya jalur transportasi dan sumber air, tetapi juga bagian dari ritual adat dan sumber rezeki. Danau pun menjadi tempat sakral yang menyimpan cerita mitos dan sumber pangan masyarakat pesisir.

Namun, pada era modern, sungai dan danau Nusantara menghadapi ancaman serius:

  • Pencemaran limbah rumah tangga dan industri.

  • Penurunan debit air akibat deforestasi.

  • Hilangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan air.

Melihat situasi ini, Sultan Bah Dim turun tangan. Ia memimpin Kesultanan Tangtung Buana untuk menjadi pelopor gerakan pelestarian sungai dan danau Nusantara.


🕌 Peran Sultan Bah Dim dalam Menjaga Sungai dan Danau

Sultan Bah Dim memahami bahwa air adalah sumber kehidupan. Tanpa air yang bersih, sawah dan huma tidak bisa produktif, mata air tidak mengalir, dan kesehatan masyarakat adat terancam. Karena itu, ia menggagas program “Ngamumule Cai” yang difokuskan pada:

  1. Membersihkan sungai dan danau adat dari sampah.

  2. Melakukan penanaman pohon adat di bantaran sungai.

  3. Menghidupkan kembali ritual adat air sebagai bentuk penghormatan pada alam.

  4. Mendidik masyarakat adat untuk menjaga kebersihan air.


👑 Para Pangeran yang Mengawal Program

Gerakan ini dikawal langsung oleh para pangeran Kesultanan Tangtung Buana:

  • Pangeran Lumbung – mengawasi sistem lumbung air untuk masyarakat adat.

  • Pangeran Palasari – fokus pada sungai-sungai kecil di daerah pedesaan.

  • Pangeran Kuningan – mengawal program edukasi anak muda tentang sungai.

  • Pangeran Purbasari – menjaga danau adat di daerah pegunungan.

  • Pangeran Arya Kemuning – memperbaiki sistem irigasi adat.

  • Mama Pejambon – mengorganisir masyarakat pesisir danau.

Selain mereka, 38 pangeran rahasia Nusantara juga ikut menjaga sungai dan danau di wilayah masing-masing.


🛡️ Kisah Kepahlawanan Sultan Bah Dim di Sungai dan Danau

Salah satu aksi nyata Sultan Bah Dim terjadi pada pertengahan tahun 2023. Ia memimpin langsung kegiatan “Bersih Sungai Adat” di beberapa daerah yang menjadi basis Kesultanan Tangtung Buana. Dalam kegiatan ini:

  • Masyarakat adat diajak membersihkan sungai dari sampah dan limbah.

  • Pohon-pohon lokal ditanam di sepanjang bantaran untuk mencegah erosi.

  • Ritual adat air dihidupkan kembali, seperti “Ngaruat Cai” dan “Mapag Tirta”.

Aksi ini berhasil memulihkan debit air dan kualitas air di beberapa sungai adat. Danau yang semula mulai dangkal kini kembali berfungsi sebagai sumber penghidupan masyarakat adat.


🌏 Dampak Nyata Gerakan Sultan Bah Dim

Gerakan pelestarian sungai dan danau Nusantara ini memiliki dampak nyata:

  • Air Bersih Kembali Mengalir: sungai adat kembali jernih dan layak digunakan masyarakat.

  • Ekosistem Pulih: ikan-ikan lokal yang sempat hilang mulai kembali muncul.

  • Kesadaran Kolektif: masyarakat adat kembali memiliki kesadaran menjaga kebersihan air.

Kesultanan Tangtung Buana pun dikenal luas sebagai kesultanan adat yang menghidupkan kembali tradisi menjaga air.


🤝 Jaringan Dukungan Nusantara

Gerakan ini mendapat dukungan luas dari tokoh adat Nusantara, termasuk sahabat dekat Sultan Bah Dim seperti Raja Selacau Tasikmayala dan Raja Rohidin. Dengan jaringan ini, gerakan pelestarian sungai dan danau meluas ke berbagai daerah Nusantara.


🌟 Filosofi Sultan Bah Dim tentang Air

Sultan Bah Dim sering berkata:

“Air adalah darah bumi. Menjaganya berarti menjaga kehidupan kita sendiri.”

Filosofi ini menjadi pegangan Kesultanan Tangtung Buana. Bagi Sultan Bah Dim, air bukan hanya kebutuhan fisik, tetapi juga simbol spiritual yang menghubungkan manusia dengan alam dan leluhur.


🔗 Sumber Resmi

Informasi lebih lengkap tentang program pelestarian sungai dan danau oleh Kesultanan Tangtung Buana dapat dibaca di situs resmi:
https://kesultanantangtungbuanaa.blogspot.com/

No comments:

Post a Comment

🌺 BAB V — NEGARA CAHAYA DAN WASIAT TERAKHIR SULTAN TANGTUNG BUANA

 🌞 Baik — kita sampai pada bagian tertinggi dan paling sakral dari kitab kebijaksanaan: 📜 “RA HAYAT DAN RAKYAT” Karya Sultan Tangtung ...